Japanese Songs, Lyrics, and All About Japan

Tampilkan postingan dengan label Traditional and Culture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traditional and Culture. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Oktober 2017

10 Makanan Paling Populer di Jepang yang Wajib Kamu Coba

10 Makanan Paling Populer di Jepang yang Wajib Kamu Coba

10 Makanan Paling Populer di Jepang yang Wajib Kamu Coba, dan juga wajib bagi kalian untuk di coba pertama kali, apalagi bagi yang belum pernah mencoba makanan-makanan Jepang. Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki citra kuliner paling populer di dunia! Baik dari segi makanan manis, maupun yang di panggang, goreng dan di rebus. 
Seperti yang kita ketahui, budaya kuliner Jepang sudah meluas dan dapat kita temui di beberapa negara, termasuk di Indonesia juga.  Pada bulan Desember 2013 Washoku/ atau yang di kenal dengan masakan tradisional Jepang, diakui sebagai aset Warisan Budaya oleh UNESCO. Karena Washoku, menggunakan 'Aturan Lima' dengan menekankan variasi dan keseimbangan, yakni 5 warna makanan (hitam, putih, merah, kuning, hijau) dan 5 teknik memasak (Makanan mentah, panggang, menggoreng, mengukus, dan mendidih). Prinsip tersebut dapat di temukan bahkan di 1 menu makanan.

Baiklah langsung saja JapanDaisukiii akan memberikan 10 daftar list Makanan Jepang yang populer dan wajib kamu coba untuk pertama kalinya!


1.  RAMEN

Shoyu Ramen
Image Source: Nerdnomads
 Ramen adalah sebuah masakan Mie dengan aneka rasa kuah dan di lengkapi dengan berbagai menu tambahan di dalamnya seperti, Ayam, daging, telur, sawi, daun bawang, rumput laut, kol, Menma, narutomaki, dan lain sebagainya. Ramen sendiri asal mulanya berasal dari Cina, yang kemudian di bawa ke Jepang.
Salah satunya adalah, Shoyu Ramen. Shoyu Ramen adalah jenis ramen yang paling umum. Sup nya terbuat dari kaldu daging ayam, maupun sapi, ada juga yang menggunakan daging babi dan di bumbui juga dengan kecap shoyu. 
Kenapa admin merekomendasi ramen? Tentu saja di samping rasanya yang enak, banyak juga berbagai macam jenis Ramen dan terlebih ada suatu budaya cara memakan ramen yang unik di dalamnya. The slurping, yakni suara slurp yg di timbulkan ketika menyedot/memakan mie ramen tersebut, mungkin bagi kita makan sambil ada suara, tidaklah sopan. 
Namun, beda dengan memakan ramen, suara 'Slurp' sendiri memiliki beberapa tujuan yakni untuk meningkatkan cita rasa ramen yang masih hangat, dan juga membantu mendinginkan mie panas yang masuk ke dalam mulut kita.
 
Berikut dibawah ini adalah berbagai aneka macam ramen dari berbagai daerah di Jepang;



Image Source: wikipedia
Di karenakan ramen sangat populernya di Jepang, terutama sebagai menu makan siang, sehingga untuk memesan ramen pun dapat dilakukan dengan cepat saji dan mudah. Di beberapa restoran Ramen, kalian dapat memilih jenis Ramen yang di inginkan yakni cukup memesan dari mesin penjual otomatis! Serta setelah membayar maka kalian akan mendapatkan tiket yang nantinya untuk diserahkan ke koki. Dan yaaa, Ramen pesanan Siap saji pun sudah ada di meja kalian. Simple! πŸ™‚

Mesin penjual otomatis Ramen di sebuah restoran di Tokyo.
Image Source: Nerdnomads

 

 

2.  Nasi Kare (Kare Raisu)

Kari Jepang/Nasi Kari Jepang adalah salah satu makanan populer yang ada di Jepang. Mungkin bagi sebagian kalian sudah ada yang tau kare, tapi kare ini berbeda dengan kare lainnya, karena nasi kare Jepang ini memiliki ciri khas tersendiri. Di Jepang, kare memiliki 3 bentuk, yakni Nasi kare, udon kare (mie tebal dengan kuah kare) dan Pan Kare (Roti Kare). Namun, yang paling populer adalah Nasi Kare.
Menu dari Nasi Kare tidak hanya Nasi dan kuah kare saja, Berbagai jenis sayuran dan daging digunakan untuk membuat kari Jepang. Sayuran dasarnya yakni bawang bombay, wortel, dan kentang. Untuk daging, bisa menggunakan daging sapi, ayam, dan terkadang babi atau bebek. Namun, daging ayam adalah yang paling populer.
Keunikan dari Kari juga diantaranya, memiliki tingkatan kepedasan. Mulai dari tingkat pedas yang level rendah, sedang, dan yang paling umum dan di favoritkan oleh kebanyakan orang yakni level Hot/Pedas. Berikut di bawah ini adalah macam-macam variasi Kari Jepang ;

Image Source: wikipedia


Di Tokyo, ada sebuah toko penjual kare dengan berbagai macam aneka rasa, yakni Toko Kari Kingdom. Mereka menjual Kari instan dalam bentuk bungkusan dan memiliki banyak aneka rasa kari yang unik, seperti Kari rasa jamur, Kari rasa buah-buahan, Kari rasa ikan, Kari rasa natto, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa melihat videonya di bawah ini ;

 

 


3.  Okonomiyaki

embedded from Instagram
Okonomiyaki adalah makanan Jepang   dengan bahan dasarnya tepung terigu yang diencerkan dengan air atau dashi, ditambah kol, Telur ayam, Sayuran dan makanan Laut,  serta daging sapi atau babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan. Okonomiyaki memiliki 2 macam jenis, yakni Okonomiyaki ala Kansai, dan Okonomiyaki ala Hiroshima. 
Pada Okonomiyaki ala Kansai, irisan kol dicampur dengan adonan tepung terigu sebelum digoreng. Jenis okonomiyaki yang paling klasik disebut ikatama dengan isi berupa irisan cumi-cumi. Modanyaki (modernyaki) adalah jenis okonomiyaki dengan tambahan mi yang sudah dikukus agar orang yang makan menjadi cepat kenyang. 

Namun, di zaman sekarang, rumah makan okonomiyaki menyediakan banyak sekali aneka macam isi, mulai dari irisan daging sapi, kerang, udang, daun bawang, Tenkasu, benishōga (asinan jahe berwarna merah), kimchi, mochi, hingga jagung dalam kaleng dan keju. 
Di daerah Kansai juga terdapat banyak rumah makan khusus okonomiyaki yang hanya menyediakan adonan dan pilihan isi. Sisanya para pengunjung bisa menggorengnya sendiri okonomiyaki di atas meja yang sudah tersedia tempat penggorengan datar/Teppen. Namun jangan khawatir, jika kalian ragu untuk membuatnya sendiri, kalian akan dibantu oleh juru masak restoran. 

Okonomiyaki Kansai
Source: Otafuku Sauce Co., Ltd.

 

Sedangkan Okonomiyaki ala Kansai di buat dengan bahan Kol dan bahan-bahan isi yang lainnya tidak dicampur ke dalam adonan sebelum digoreng, melainkan diletakkan di atas adonan yang digoreng dengan bentuk lingkaran seperti kue panekuk.  Mi goreng (Yakisoba) dan udon merupakan topping standar untuk okonomiyaki ala Hiroshima. Di luar kota Hiroshima, okonomiyaki ala Hiroshima juga sering disebut sebagai Hiroshimayaki.

Okonomiyaki Hiroshima
Image Source: Japan Centre
Okonomiyaki sendiri sangat disukai oleh kebanyakan orang, dan termasuk admin sendiri. Kalian patut coba yang satu ini, soal rasa admin jamin pasti enak! Soal kenyang? 1 Porsi dijamin cukup buat ngisi perut yang kosong! ^^


4.  Takoyaki


 Takoyaki merupakan sebuah makanan ringan asal Kansai di Jepang ini, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter sekitar 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu dan diisi potongan gurita pada umumnya di dalamnya. Takoyaki sendiri biasanya dinikmati sebagai jajanan/cemilan yang bisa kalian temukan di pinggir jalan, serta dijual dengan satu set isi yang berbeda, mulai dari isi 5, 6, 8, 10, 12 yang di sajikan di atas sebuah lembaran kertas yang berbentuk perahu sampan, atau juga biasanya di masukkan ke dalam plastik untuk di bawa pulang. 

Saus yang dipakai untuk takoyaki biasanya adalah saus yang sama dengan okonomiyaki, walaupun ada juga saus khusus untuk takoyaki yang rasanya tidak jauh berbeda dengan saus okonomiyaki. 

Takoyaki sendiri merupakan jajanan populer yang dijual di kios pasar kaget (yatai) sewaktu hatsumode (kunjungan pertama ke kuil di awal tahun baru) dan juga sering ada di berbagai macam matsuri (Festival Jepang). Toko makanan ringan tradisional (dagashiya) yang merupakan tempat jajan anak sekolah sering menjual takoyaki dengan harga yang lebih murah. 

Image Source: ©Tsuboya- Fotolia
Gimana menurut kamu? berminat ingin mencoba jajanan khas Jepang yang satu ini? tidak perlu jauh-jauh ke Jepang, di Indonesia juga sering ada pada saat adanya festival-festival Jepang di Indonesia. Disana banyak yang menjual jajanan khas Jepang termasuk Takoyaki.


5.   Udon

 
Image Source: Forum Liputan6

 
Yang membedakan antara Ramen dan Udon adalah Mienya. Yap! Mie dari Udon berbentuk tebal, padat, serta kenyal, dan merupakan salah satu makanan mie favorit di Jepang yang sudah dikenal dari dulu dan terbuat dari tepung terigu yang di bentuk tebal dan padat.

Udon adalah salah satu makanan paling populer di Jepang karena rasanya yang lezat, harga murah, dan fleksibilitas serta Udon bisa dimakan panas atau dingin dan disesuaikan dengan sejumlah topping di atasnya. Biasanya juga sering di tambahkan dengan berbagai macam tempura, telur, serta parutan lobak yang di goreng dan lain-lain. Berikut di bawah ini jenis-jenis Udon di Jepang:


Source: id.wiki.org

Source: wikipedia

Namun, ada tiga jenis varietas udon yang terkenal yakni: sanuki udon dari prefektur Kagawa di barat daya Jepang, kishimen dari Nagoya di Jepang tengah, dan inaniwa udon dari Akita di utara Jepang.

Sanuki Udon
Image Source: All Japan Tours

 
Kishimen Udon
Image Source: Wikimedia Commons

 
Inaniwa Udon
Image Source: Authentic Japanese product - Japan National Tourism Organization



6.   Soba

Green Tea Soba
Soba merupakan salah satu jenis makanan mie yang ada di Jepang, yang di buat dari tepung soba/ tepung kuda. Mie soba kira-kira setebal spaghetti dan disiapkan dalam berbagai hidangan panas maupun dingin dengan sup dan tanpa sup. Soba biasanya  disajikan dengan sayuran, tempura, telur mentah dan daging. Masakan soba sangat populer dan mudah ditemukan di seluruh Jepang. 
Ada sebuah budaya dalam memakan Soba, yakni Orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba di malam tahun baru. Soba yang dimakan di malam tahun baru disebut toshikoshi-soba (soba melewatkan tahun). Selain itu juga terdapat tradisi memakan soba sewaktu baru pindah rumah. Soba yang dimakan untuk merayakan tempat tinggal yang baru disebut hikkoshi-soba (soba pindahan).

Toshikoshi Soba
Image Source: JustHungry
Hikkoshi Soba
Image Source: LIVE JAPAN Perfect Guide TOKYO
Karena Soba dapat di sajikan baik dengan kuah maupun tanpa kuah, berikut di bawah ini adalah jenis-jenis soba yang ada di Jepang:

Source: id.wiki.org

Source: id.wiki.org


Soba sendiri biasanya disajikan di restoran Soba dan Udon yang khusus, dan juga saat memakan Soba, menghirupnya dengan cepat adalah normal kok! πŸ™‚

 


7.  Yakitori

Image Source: Chiisana Sekai
 Yakitori adalah sate khas jepang yang umumnya menggunakan daging ayam. Namun, sekarang tidak hanya dibuat dengan ayam saja, namun sudah ada variasinya yakni dengan, daging sapi, ikan, daging burung, dan babi.  Jadi, yakitori ini adalah campuran sayuran dan daging yang dimasak di atas panggangan dan dicelupkan ke dalam saus teriaki. Ini juga merupakan jenis makanan cepat saji khas Jepang.
Satu tusuk Yakitori umumnya hanya berisi satu jenis bagian ayam, misalnya satu tusuk Yakitori yang terdiri dari 3 sampai 5 potongan daging ayam tidak pernah dicampur dengan potongan hati atau jantung. Sebagai variasi, ada juga Yakitoriya yang mencampur potongan besar daun bawang dan jamur shiitake kedalam tusukan Yakitori.  
Namun, Ada juga Yakitori yang tidak diberi bumbu dan tidak bersaus melainkan hanya dimakan dengan taburan garam, tetapi pada umumnya Yakitori yang sudah dibakar dicelupkan ke dalam saus  tare yang terbuat dari kecap asin, mirin, arak, dan gula sehingga Yakitori mempunyai rasa manis-manis asin.

 

 

8.   Gyudon

 

Gyudon pada dasarnya semangkuk nasi dengan daging sapi dan di atasnya dibumbui dengan berbagai ramuan dan bumbu. Di atas nasinya di letakkan irisan daging sapi, telor ayam mentah(jika tidak suka, bisa tida memakai telur), sebagai penyedap, di atasnya sering ditambahkan asinan jahe (benishoga), campuran rempah dan cabai yang disebut shicimi, bawang bombay, yang sudah dimasak dengan kecap asin dan gula. 

GyΕ«don sendiri berasal dari makanan yang disebut Sukiyakidon (sukiyaki donburi), sehingga sering dijumpai gyudon yang memakai shirataki seperti halnya sukiyaki.
Tempat paling terkenal untuk makan gyudon adalah di Sukiya.

Gyudon di Sukiya
Image Source: Foody.id
  
Selain kesederhanaannya, Gyudon juga merupakan hidangan yang sangat lezat, dan yang terpenting, juga 'Murah'. Di sebagian besar tempat, kalian bisa memesannya dalam satu set yang dilengkapi dengan sup salad dan miso kecil. Namun, yang paling penting lainnya yakni layanannya sangat cepat! Dalam waktu kurang lebih 5 menit, Gyudon anda sudah ada di meja. 

Selain itu, ukuran piring juga sangat cocok. kalian bisa memilih dari yang ukuran kecil, sedang dan besar. Gyudon juga sangat populer di kalangan orang Jepang sebagai menu makan siang pilihan yang murah, enak, dan cepat saji.

 


9.   Miso-Shiru (Miso Soup)

Miso Soup
Image Source: embedded from Instagram
Miso-shiru (sup miso) adalah sup standar khas Jepang. Dibuat dengan mencampur miso sebagai penyedap rasa, lalu dengan bahan dasar dashi, lalu di tambahi sayur-sayuran, tahu, dan sedikit makanan laut (seperti rumput laut (wakame), kerang, udang karang, ikan dan terkadang kepiting) di dalamnya.
Pada umumnya sup miso dihidangkan bersama nasi putih sebagai menu sarapan pagi di banyak rumah-rumah di Jepang. Sup miso biasanya dimakan di rumah, walapun ada juga sup miso yang dihidangkan di warung atau restoran tradisional Jepang (ryotei).  Konon sup miso sudah dikenal orang Jepang sejak Zaman Muromachi (1338 - 1573) loh. 

Di Jepang sendiri, jenis miso (bubuk miso) yang digunakan untuk sup miso bergantung pada selera orang yang tinggal di daerah itu. Sebagian besar penduduk di Prefektur Nagano menggunakan Shinshu miso, sedangkan penduduk Prefektur Aichi dan Prefektur Ghifu menggunakan Hatchomiso, sedangkan penduduk Kyoto menggunakan Shiro miso.
Sup miso dinikmati dengan mengangkat mangkok sup dan meminum kuahnya, sedangkan isi sup dimakan menggunakan sumpit. Walaupun sup miso adalah masakan paling sederhana, namun rasa yang dihasilkan bisa berbeda-beda tergantung pada jenis miso (bubuk) yang digunakan untuk sup, cara mengambil kaldu dari katsuobushi dan keterampilan orang yang membuatnya.

 

 

10.  Tamagoyaki

Image Source: freerestaurantrecipes.com
 Tamagoyaki adalah makanan sejenis omelet bergulung. Di samping kesederhanaannya, makanan tersebut juga menjadi favorit bagi sebagian orang untuk di buat bento (bekal dalam kemasan kotak) atau sebagai menu sarapan pagi. Tamagoyaki  di buat dengan telur dadar ayam yang diberi gula dan garam. Rasanya manis dan asin.
Tamagoyaki yang dibuat di rumah umumnya menggunakan penggorengan berbentuk segi empat, telur dikocok agar kuning telur bercampur dengan putih telur lalu digoreng selapis demi selapis sambil digulung dengan bantuan sumpit. 

Dalam beberapa kasus, kecap atau kaldu, yang dikenal sebagai dashi dalam bahasa Jepang, ditambahkan ke tamagoyaki.
Tamagoyaki dengan dashi dikenal sebagai 'tamago dashimaki', meskipun penampilannya mirip dengan tamagoyaki biasa, namun rasanya sangat berbeda.  Ada juga jenis Tamago umaki, yakni
Tamagoyaki dengan unagi/kabayaki (seenis ikan sidat) yang disembunyikan di dalam gulungan telur sewaktu telur digoreng. Ada juga Atsyukai tamago, yang sengaja di buat tebal, dan biasa di gunakan sebagai neta pada sushi.

Umaki Tamago
Image Source: sg.openrice.com
Tamago Dashimaki
Image Source: Food52

 
Atsuyaki Tamago
Image Source: Kikkoman Corporation


Sources:

MyTop10Japan

TsunaguJapan



_______________________________________________________

Meskipun sebenarnya masih ada begitu banyak makanan-makanan Jepang yang patut kalian coba, tapi kali ini JapanDaisukiii hanya memberikan beberapa daftar 10 makanan yang paling populer di Jepang yang patut kalian coba untuk pertama kalinya. Apalagi bagi kalian yg belum pernah makan makanan Jepang, 10 daftar tersebut kalian wajib coba, di samping makanan tersebut kaya akan nutrisi, juga dikarenakan hampir semua orang menyukai makanan tersebut. 
Jika kalian ingin mencoba beberapa makanan tersebut, tidak perlu jauh-jauh ke Jepang, karena di Indonesia juga memiliki banyak restoran Jepang, serta sering-sering datang ke Matsuri Jepang di Indonesia, seperti (Ennichisai, GJUI, JJM, dll) karena disana menyediakan berbagai macam jajanan Jepang yang di jual murah serta enak.
Jika kalian  suka dengan lrik ini, cukup bantu kami dengan cara klik tombol "Share" di kolom bawah ya!
 
Terima kasih :)


Sabtu, 30 September 2017

Desa Tore Tore: Desa Dengan Desain Rumah yang Unik di Prefektur Wakayama, Jepang

Desa Tore Tore: Desa Dengan Desain Rumah yang Unik di Prefektur Wakayama, Jepang

Desa Tore Tore: Desa Dengan Desain Rumah yang Unik di Wakayama, Jepang sebenarnya bukanlah Desa asli. Namun, merupakan sebuah desa resort/Kamar hotel pribadi yang terletak di Prefektur Wakayama, Jepang. 

Tempat wisata ini sangat terkenal dan menjadi tempat favorit sebagian orang untuk mencoba suasana baru di sebuah rumah bermodelkan gelembung yang mirip seperti rumah-rumah di anime DragonBall, ataupun di Film The Hobbit.


Daya tarik dari Desa Tore Tore tidak hanya sebatas itu saja, desa tersebut dekat dengan pantai pasir putih yang indah yakni Pantai Shirarahama dan dekat juga dengan salah satu wisata onsen terbaik yakni Nanki Shirahama Onsen! Sungguh tempat yang sangat strategis untuk bermalam di Desa Tore Tore sambil menikmati keunikan desa tersebut.
 
Desa Tore Tore juga memiliki 2 area yang berbeda, yakni 'Zona Fairy Tale' dan 'Zona Fantasy'. Zona Fairy Tale sendiri dikhususkan untuk area yang merokok atau tidak merokok, sedangkan Zona Fantasy hanya dikhususkan untuk area No Smoking/Tidak Merokok.

Tidak hanya itu perbedaannya, Kabin di daerah Fairy Tale didominasi dengan warna krem ​​dan kabin Fantasy memiliki penutup tanah Keisousuchi. Area mana pun yang akan anda tinggali, interior tradisional Jepang atau marmernya akan membuat setiap kamar menjadi terlihat indah dan akan selalu teringat setiap kali berkunjung kesana.

Source: lovemasha.seesaa.net

Source: kentkent.exblog.jp
 
Apa lagi yang desa ini miliki? mungkin jawabannya pasar yang super komplit! Ya, Desa/hotel pribadi tersebut, dekat dengan salah satu pasar ikan terbesar di Jepang, Tore Tore Market, sehingga anda bisa membeli sejumlah makanan laut yang bisa kalian bawa ke desa dan membuat Barbekyu bersama! Dan juga desa tersebut memiliki sejumlah taman bermain untuk dinikmati bersama dengan anak-anak, sehingga mereka tidak akan bosan atau jenuh berada disana.

Jika Anda ingin berenang, pergilah ke Tore Tore Baths yang dilengkapi dengan pemandangan yang indah, dan jika Anda masih merasa lapar juga, anda bisa mampir ke Tore Tore Kitchen untuk menikmati hidangan prasmanan yang lezat dengan hidangan yang baru dimasak.

Source: citylife-new.com


Source: matome.naver.jp


Source: www.maable.jp

 
Source: opc-kyoto.jugem.jp

 

 Berikut di bawah ini adalah sejumlah video tentang Desa Tore Tore:

 

 

 


______________________________________
Berikut adalah sejumlah deskripsi tentang Desa Tore Tore yang merupakan Tempat Kamar Hotel Pribadi dengan desain rumah yang unik dan di lengkapi berbagai fasilitas yang lengkap serta lingkungan yang sangat indah dikarenakan dekat dengan lokasi-lokasi strategis seperti pantai putih Shirahama, dan Pemandian air panas atau Onsen di Shirahama. 
 
Namun jika kalian ingin berlibur kesana, kalian persiapkan dana dan  juga harus booking dulu, untuk selengkapnya kalian bisa cek ke Official Website
 
Jika kalian suka dengan tulisan di blog ini, Tolong support kami dengan cara Share postingan ini di Facebook, maupun media sosial lainnya ya! Dan jangan lupa untuk terus menfollow blog ini agar dapat mengetahui updatean selanjutnya.
 
Terima kasih :)

Kamis, 21 September 2017

Desa Nagoro: Desa di Jepang Dimana Boneka Sebagai Penghuni Desa

Desa Nagoro: Desa di Jepang Dimana Boneka Sebagai Penghuni Desa

Desa Nagoro dimana Boneka Menggantikan Penghuni Desa  adalah sebuah desa yang terletak di sebuah lembah di Pulau Shikoku, Prefektur Tokushima, Jepang. Nagoro dulunya merupakan pusat keramaian dengan sebuah bendungan, ada beberapa perusahaan yang cukup besar dan dihuni oleh ratusan penduduk.  
 
Tapi penduduk setempat pindah ke kota-kota besar selama bertahun-tahun, untuk mencari pekerjaan yang lebih baik (migrasi), meninggalkan desa secara permanen. Populasinya semakin berkurang hingga penduduk yang masih tinggal disana, terus berkurang dan semakin lama banyak yang meninggal. Saat ini, Nagoro hanya memiliki kurang lebih 50 penduduk yang hidup di sana.
 
Lalu awal mula keunikan Desa Nagoro pun terjadi ketika seorang seniman yang dahulu tinggal di Desa Nagoro bernama Ayano Tsukimi, telah kembali ke desanya 11 tahun yang lalu dan dia pun sadar kalau desa tersebut bukanlah lagi desa yang dia kenal. 

Hal itu dikarenakan semakin sepi desa tersebut, dan bahkan sudah tidak ada lagi keramaian yang dahulu Desa Nagoro punya. Maka dari itu, Ayano Tsukimi memutuskan untuk mengisi kembali tempat yang kosong itu dengan boneka buatan tangan.


 
Pada tahun pertama, dia berusaha keras menanam benih di ladang, tapi tidak ada yang tumbuh. Jadi dia memutuskan Dimulai dari boneka pertama yang ia buat, yakni boneka yang mirip dengan ayahnya. Boneka tersebut terbuat dari jerami dan pakaian-pakaian bekas. 

Sejak saat itu, Ayano mendapatkan ide untuk mengganti anggota keluarga lainnya yang telah pergi/meninggal dengan boneka yang mirip dengan anggota keluarga tersebut, baik dari status sosialnya dan pekerjaannya pada saat dahulu.


Sejak saat itu, Ayano belum berhenti membuat boneka, lalu dia sedikit demi sedikit memenuhi desanya dengan boneka yang terlihat  seperti orang-orang yang pernah dia kenal dahulu. Karyanya bahkan baru-baru ini dibuat dalam sebuah film dokumenter berjudul The Valley of Dolls, dibuat oleh wartawan dan fotografer Fritz Schumann. 
 
Ayano pun sempat berkata "Ketika saya membuat boneka orang mati, saya memikirkannya, ketika mereka masih hidup dan sehat," "Boneka itu seperti anak-anak saya." katanya.  "Ekspresi wajah adalah bagian tersulit dalam membuat boneka. Bibirnya juga sulit. Sedikit kesalahan maka akan terlihat seperti marah," tambah Ayano. 
 
 "Saya sangat pandai membuat boneka nenek-nenek. Aku menarik senar di mulut dan membuat mereka tersenyum. Di sekolah tua yang ditutup dua tahun lalu, dahulu saya hanya membuat dua siswa dan satu guru. Namun, sekarang, saya membuat para siswa, guru dan kepala sekolah sehingga sekolah tersebut terlihat lengkap sekarang. Saya juga tidak suka membuat boneka aneh, tapi boneka yang berbaur dengan lingkungan sekitarnya." Tambah komentar Ayano, dalam video dokumenternya yang berjudul The Valley of Dolls.



 
"Saya pikir orang akan tertarik dan mengambil foto jika saya meletakkan boneka di pintu masuk Desa di dekat lembah. Dan Saya juga menempatkan mereka di lapangan, dan terlihat seperti sedang melakukan pekerjaan. Atau menunggu bus." Tambah komentar Ayano.
 
Tapi Ayano memang mengakui bahwa tidak semua orang menyukai boneka itu. "Bahkan jika mereka tidak mengatakannya secara langsung, beberapa orang mungkin merasa takut karena mereka terlihat sangat nyata," Katanya. "Boneka itu tidak hidup selama manusia. Mereka bisa hidup maksimal tiga tahun. Sisanya bisa rusak" Tambahan komentar Ayano di video dokumenter tersebut.






Selama rentang waktu 10 tahun, dia telah menjahit kurang lebih sekitar 350 boneka seukuran manusia, masing-masing mewakili seorang mantan penduduk desa. Dan Ayano percaya bahwa suatu saat mungkin akan tiba ketika dia akan hidup lebih lama dari semua orang di desa ini dan akan terus membuat boneka boneka sebagai pengganti keluarga/penduduk desa yang sudah tiada.  


 
Pastinya sulit bagi Ayano untuk tinggal di desa tersebut, terlebih lagi jarak antara desa tersebut dengan rumah sakit besar sekitar 90 menit.
 
"Selama ini saya tidak memikirkan kematian, Jika sesuatu terjadi pada diri saya, dan diambang kritis, maka butuh waktu kurang lebih 90 menit untuk ke Rumah sakit, dan saya mungkin akan mati sebelum sampai disana. Namun, saya tidak berpikir sekarat itu menakutkan. Mungkin aku akan hidup selamanya." Tambah Ayano.
 
   
Featured Image:


Source:

 

__________________________________________________________________
 
Berikut adalah Sebagian kisah dan history mengenai Desa Nagoro. Desa di Jepang dimana boneka menggantikan penghuni desa setempat. Desa tersebut mungkin terlihat menyeramkan bagi sebagian orang, namun bagi admin sendiri desa tersebut memiliki ciri khas unik mereka tersendiri. 

Ditambah ada beberapa penduduk yang masih mencintai desa Nagoro dan memilih untuk tetap menetap disana, dan demi menghidupkan suasana desa Nagoro, Ayano Tsukimi membuat boneka-boneka yang mirip dengan penduduk desa dahulu sebagai kenangan akan para penduduk setempat.
 
Sungguh menarik bukan desa tersebut? Ingin mengunjungi ke desa tersebut dan berfoto dengan boneka-boneka disana? Yang pastinya siapkan dahulu dananya ya!
 
Jika kalian suka dengan tulisan di blog ini, silahkan share tulisan ini ke teman-teman kalian, dan follow blog ini supaya dapat mengetahui updatean selanjutnya. Serta berikan pendapat kalian di kolom komentar mengenai Desa Nagoro ini ya! 

 

Terima kasih :)